|
<!– Begin
function realview(url,windowName,width,height) {
var params;
var agent = navigator.userAgent;
var left = (screen.width/2) – (width/2)
var top = (screen.height/2) – (height/2) – 15
params=”";
params +=”width=” + width + “,”
params +=”height=” + height + “,”
params +=”left=” + left + “,”
params +=”top=” + top + “,”
params +=”alwaysRaised=0,”
params +=”directories=0,”
params +=”fullscreen=0,”
params +=”location=0,”
params +=”menubar=0,”
params +=”resizable=0,”
params +=”scrollbars=1,”
params +=”status=0,”
params +=”toolbar=0″
var win = window.open(url,windowName,params);
if (agent.indexOf(“Mozilla/2″) != -1 && agent.indexOf(“Win”) == -1) {
win = window.open(url, windowName , params);
}
if (!win.opener) {
win.opener = window;
}
}
// End –>
Aktivitas bermotor lazimnya untuk kaum lalaki, kini sah dilakoni wanita. Perbedaan fisik bukan hambatan menjajal beragam kegiatan bermotor. Kan persamaan gender!
Menyambut Hari Ibu, 22 Desember, Em-Plus merangkum beberapa aktivitas biker cewek. Silakan lanjut baca untuk lihat aksi kaum awewe di dunia cowok yang keras!
|
R.A Arijeti Sundari (Bandung)
PETUALANGAN ROMANTIS
|
Dulu R.A. Arijeti Sundari alias Njet hobi rafting dan kayak. Berlanjut off-road roda dua pada 2000. “Mungkin pengaruh keluarga yang semuanya doyan adventure,” jelas anggota Trail Adventure Bandung Association (Trabas) penyemplak Honda Monteza Cotta Trial 250 cc.
Nggak cuma menyalurkan hobi bersama Trabas, Njet menemukan pendamping hidup di dunia ini pula dengan dipersunting Agung Prabowo pada 2004. “Saking cintanya ama alam kali ya, sampe-sampe alam pula yang kasih gue jodoh,” canda pendiri Sekolah Arus Deras Bandung ini. Klop!
|
|
Made Astuti (Malang)
SANGGUP 12 JAM OFF-ROAD
|
Awalnya cuma dibonceng suami, terus kepincut geber sendiri. ”Kayaknya enak juga ya ngerasain goncangan di atas motor, apalagi bisa masuk hutan tanpa terasa capek, dibandingkan jalan kaki,” buka Made Astuti anggota Monster Offroad Team (MOT) di Jl. Raya Karangan, Karang Ploso, Malang.
Hasilnya saban dua minggu sekali bareng rekan MOT menjelajah mulai Gunung Arjuna, Gunung Bromo, Kawi, Malang Selatan hingga Taman Nasional Merubetiri Banyuwangi.
“Awalnya sih memang sering kecapekan, karena belum tahu tehnik off-road hingga langganan jatuh, tapi setelah bisa, 12 jam pun sanggup,” yakin ibu dua anak ini. Terbukti!
|
|
Dita Harisanti (Jakarta)
JAGO FREESTYLE
|
Ini bukan mainan cewek umumnya, kalo sohib Dita Harisanti demen shopping baju atau ngupi di mal. Peyempuan 17 tahun malah demen main freestyle bareng Bro-nya Jakarta Mio Club (JMC) saban Kamis sore di depan arena PRJ.
“Ini Mio kedua saya, sebelumnya udah dibore up, jebol terus beli lagi Mio khusus buat freestyle,” kata warga Sunter Hijau, Jakarta Utara yang didukung ortu latihan freestyle.
Cewek cakep ini punya trik favorit, yaitu rolling stoppie duet dan burn out gaya baling-baling. Kaki Dita menginjak dek kiri Mio yang bergasing di tempat, bertumpu ke standar samping. Extreme!
|
| Reporter : , Tining Syamsuriah, Vincentius Yongki K |
| Fotografer : < Kontributor >, Endro Suryono |
|
|