|
Amazing! Begitu komentar paling pas menilai MOTOR Plus Freestyle Exhibition 2005, Sabtu 30 Juli lalu. Gimana nggak, antusias freestyler dan penonton ruarrr biaza. Terus terang ini di luar perkiraan. Prediksi awal, cuma beberapa klub yang ikut partisipasi. Penonton juga sewajarnya, sekadar mengisi malam Minggu di Parkir Timur, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Busyet dan heeeboh, ramalan jauh dari perkiraan. Tepat pukul 18.00 WIB, belasan klub udah datang ke arena. Sejam berikutnya, jumlah udah puluhan, ratusan bahkan sampai ribuan. Belum lagi bikers privateer, semua antusias pengin saksiken acara langka ini.
“Antusias brother Jakarta edan,” nilai kakak adik, Herliyandra ‘Awinx Master’ dan Hery Hamdhani alias Dhani K-Tez. Mereka freestyler gape udangan Em-Plus asal Popeye X-Treem Bandung.
Komentar sama datang juga dari klub undangan, Kawasaki Ninja Club (KNC) Bandung. Selain mereka, klub lain nggak kalah sangar. Spacial salute to Jogja Punya Ninja, mereka rela naikin motor ke pikap dan naik kereta dari kota Gudeg.
Suksesnya acara punya hikmah besar. Dari situ Em-Plus punya catatan penting agar acara model begini berjalan sempurna. Prasarana misalnya, kita akui sangat kurang. Pagar pembatas antara arena dan penonton lemah dan terpotong.
Otomatis, brother yang penasaran merangsek maju dan menyulitkan peserta ekshebisi. Untungnya, perwakilan klub ikhlas membantu. Mereka merelakan motor jadi pagar agar zona atraksi tetap clean. Itupun masih terasa kurang.
Klub yang mau atraksi kudu dibantu brothers lain untuk menghimbau penonton mundur. Mereka bolak-balik menertibkan. Lelaku ini jelas melelahkan dan menyita waktu. Belum lagi teriakan provokasi yang bikin emosi terpancing.
Dari situ, pengertian penonton dan tenggang rasa sangat diperlukan. Thank’s Bro! Menjelang MOTOR Plus Freestyle Championship di Kemon, 10-11 September nanti, lini ini akan diperbaiki. Pagar pembatas akan dibuat lebih rapi biar penonton tertib.
“Memang sudah saatnya dibuat kejuaraan serius. Penjurian dan kriteria harus jelas,” kata Sigit, ketua umum Karisma Fans Club.
Kreativitas, kadar ekstrem, skill, performa, formasi beregu, atraktif dan entertain jadi poin tersendiri. Sampai saat ini, regulasi masih digodok. Kita buka masukan buat brothers yang care sama masa depan freestyle.
Ciao! Isf@n, Dombos, Yongki, Hend
|